Wednesday, 15 April 2015

# Puisi

Paradoks Dunia~




Ikarus tak mampu menantang matahari yang melelehkan sayapnya
Menjatuhkannya ke bumi tempat sesungguhnya ia seharusnya berpijak
Dan kotak Pandora pun hanya mampu menghadirkan malapetaka
Mungkin hanya dewa-dewa di langit yang tahu mengapa dunia semakin tak ramah
Mereka memperhatikan dan berbisik
“Manusia semakin tak menghargai semuanya”

Apa-apa yang melekat didalam diri manusia menjadikannya angkuh
Tak terelakan melebihi Archiles
Orang-orang beranggapan mereka akan tetap bisa bertahan hidup dengan oksigen yang mereka ciptaka
Orang-orang beranggapan bahwa mereka dapat menciptakan kehidupan dalam diri sebuah robot

Semesta menyaksikan
Matahari, bulan, bintang dari seluruh galaksi
Manusia tak sekenanya hidup untuk Dia yang menciptakan
Manusia lebih memilih hidup untuk dunia yang mereka ciptakan sendiri

Perang Troya memperlihatkan perebutan wanita
Perang Dunia menyebabkan jutaan nyawa melayang begitu saja
Pogahnya manusia akan dunia, kekuasaan, harta, wanita dalam benak mereka
Tak mampu membuat menguasai logika

Orang-orang sering membaca kisah tentang Ariel si peri kecil yang tak kasat mata
Namun mereka tetap tak memainkan nurani
Jika ada utusanNya yang mengamati dan juga tak kasat mata
Paradoks tentang dunia
Semata-mata hanya membangkitkan gairah melupakan kehidupan selanjutnya
Kehidupan yang kekal melampaui apapun

@echisianturi
Bandarlampung di tengah guyuran hujan deras~

No comments: