Saturday, 20 February 2016

# Inspirasi

Mendongeng yuk!

 Dok.pribadi
 
Berkecimpung di dunia seni peran sejak duduk di sekolah menengah pertama membuat saya jatuh hati sampai saat ini. Bagi saya, seni adalah sarana terbaik untuk mengekpresikan diri. Ketika saya bersentuhan dengan seni, khususnya teater, saya ditempa untuk peka dan berani untuk menunjukkan diri saya di hadapan khalayak ramai.

Memasuki bangku perkuliahan, saya pun memilih story telling sebagai salah satu kegiatan di kampus. Saya pun sempat diamanahi sebagai ketua divisi story telling. Mengapa saya memilih story telling? Story telling tak jauh berbeda dengan mendongeng. Mendongeng dalam bahasa inggris lebih tepatnya. Saya kembali mendalami seni peran ketika saya diharuskan untuk memberikan materi seputar story telling. Bagi saya mendongeng adalah ladang yang subur untuk menanamkan ilmu bagi adik-adik.

Sudah menjadi rahasia umum jika tayangan televisi diisi oleh hiburan yang tak mendidik bagi adik-adik kita. Calon penerus bangsa ini dicekoki dengan tayangan yang tak sesuai dengan umur mereka, dewasa sebelum waktunya. Anak-anak sekolah dasar yang seharusnya bermain, berlarian dengan riang dengan teman-temannya kita dihadapkan dengan situasi dewasa yang digiring oleh televisi. Yah, tayangan televisi yang memfasilitasi anak-anak untuk berbuat hal-hal yang tak sesuai dengan umur mereka yang masih sangat belia.

Dok.bersama para story teller

Anak-anak disuguhkan dengan sinetron yang memamerkan kekerasan, hubungan percintaan khas remaja dengan adegan yang tak patut ditonton oleh anak-anak yang masih polos. Lalu, apa yang harus kita lakukan saat ini? Apakah harus terus mengutuki tayangan televisi terus-menerus? Lebih bijaksana jika kita tak hanya terus mengerutu namun mencari jalan keluar yang lebih realistis. Bukankah menyalahkan sebatang lilin lebih bijaksana daripada mengutuki kegelapan bersama-sama. 

Mendongeng adalah salah satu trik terbaik untuk kepekaan sosial dan ingatan jangka panjang. Anak-anak berhak mendapatkan hiburan yang mendidik dan juga menyenangkan. Anak-anak pada dasarnya sangat menyukai hal yang berbau visual. Syarat cerita yang baik untuk didongengkan yang sangat melekat di hati pendongengnya. Kita semua dapat menjadi pendongeng, berbekal cerita yang sarat pesan dan juga properti pendukung seperti boneka tangan, yang mampu meningkatkan antusiasme anak-anak.

Tapi saya tidak pernah sama sekali mendongeng

Singkirkan dahulu kekhawatiran tersebut! Karena kita tak akan pernah tahu hasilnya jika tak berani mencoba, bukan?. Cukup yakinkan diri kalian, kita mendongeng untuk negeri ini. Untuk anak-anak yang terenggut masa kecilnya oleh tayangan televisi, untuk anak-anak yang jiwanya masih suci, untuk calon anak-anak kita kelak. Kita pun sebenarnya rindu dengan masa kecil dahulu, dimana hanya ada keceriaan, canda dan tawa. 

Pendongeng yang baik adalah pendongeng yang mampu menghadirkan raut wajah gembira adik-adik yang mendengarkan. Pendongeng adalah aset terbaik negeri ini yang harus terus digaungkan hingga kepelosok negeri. Menyampaikan ilmu lewat cerita, pesan-pesan kebaikan teruntuk anak-anak yang mulai terenggut hak mereka untuk mendapatkan hiburan yang layak dan mendidik.
 
@echisianturi
Coming Soon "Rumah Dongeng Ceria"

No comments: