Tuesday, 6 September 2016

# Komunitas

Musyawarah Wilayah FLP Lampung

Waktu memang berputar begitu cepat, amanah yang harus diemban itu pun hampir usai. Sabtu, 3 September 2016 merupakan hari di mana teman-teman pengurus FLP Wilayah Lampung akan mempertanggungjawabkan masa kepemimpinan selama kurun waktu dua tahun terakhir. Sejak pagi hari kami semua sebagai peserta Muswil (musyawarah wilayah) sudah berada di Malahayati Career Center. Acara muswil pagi itu juga akan dihadiri langsung oleh ketua FLP Pusat, Sinta Yudisia. Saya beserta Novri, Kak Rudy dan Mr.Syafiq bergegas menuju bandara Radin Intan dengan mengendarai mobil untuk menjemput mba Sinta. Alhamdulillah, saya bersyukur sekali kesehatan saya berangsur membaik, sejak beberapa hari yang lalu sempat sakit karena kecapaian hehee.

Dok 1. Menjemput mba Sinta Yudisia di Bandara Radin Intan

Agenda pertama Muswil tentu saja laporan pertanggungjawaban dari para pengurus FLP Lampung mengenai kinerja kerja mereka selama periode kepengurusan 2014-2016. Ada beberapa yang harus dibenahi di tubuh kepengurusan FLP Lampung untuk selanjutnnya, seperti program kerja unggulan, kelas menulis untuk para anggota dan sebagainya. 
 
 Dok.2 Hasil perolehan suara dari tiga kandidat ketua FLP Lampung

Ada tiga kandidat calon ketua FLP Lampung periode 2016-2018 diantaranya, Betty Permana dari FLP Metro, Suwanda dari FLP Metro dan terakhir Ahmad Tarnudzy dari FLP Bandarlampung. Musyawarah yang cukup alot mewarnai pemilihan calon ketua baru, masing-masing peserta Muswil memiliki pendapatnya sendiri terhadap kinerja dan juga kemampuan para calon ketua. Akhirnya, kami pun memutuskan untuk mengambil langkah terakhir, yakni voting. Voting di menangkan oleh Suwanda dengan perolehan suara 9, disusul Ahmad Tarnudzy dengan perolehan suara 4, dan ditempat terakhir Betty Permana dengan perolehan suara 0.

Dok.3 Penyerahan jabatan secara simbolis dari Destiani kepada Suwanda ketua baru FLP Lampung

Hasil Musyawarah Wilayah memutuskan Suwanda sebagai ketua baru FLP Lampung periode 2016-2018. Pria asal kota Metro yang telah lama bergabung di FLP Metro ini, sudah memiliki cukup banyak pengalaman di bidang kepenulisan. Karyanya sudah pernah dimuat di media massa, dan juga telah menerbitkan buku. Harapan kedepannya Suwanda mampu membawa perubahan untuk FLP kearah yang lebih baik lagi.


Dok.4 FLP Bandarlampung berpose bersama ketua FLP Pusat, Sinta Yudisia

Saya sebagai salah satu delegasi dari FLP Bandarlampung, berharap sekali FLP Lampung kedepannya dapat memberikan kontribusi yang lebih bagi masyarakat. Saya bercita-bercita kedepan FLP Lampung dapat memberikan pelatihan menulis gratis bagi adik-adik yang kurang mampu, memfasilitasi mereka untuk menelurkan sebuah karya, semakin banyak Taman Baca Masyarakat sehingga virus membaca dapat lebih digencarkan lagi nantinya.

Dok.5 Seluruh peserta musyawarah wilayah FLP Lampung
 
Saya rasa tidak perlu panjang lebar untuk berbicara hehee. Apalah arti konsep yang bagus tanpa aksi nyata, begitu pun selanjutnya. Menulis adalah langkah nyata untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan menulis kita dapat membagikan ilmu yang kita peroleh, meski hanya sekata dua kata. Karena menulis adalah pekerjaan seorang intelektual sejati.
 
Salam Literasi! 
Echi Sianturi
Ketua Divisi Kaderisasi FLP Bandarlampung 2014-2016

No comments: