Tuesday, 25 October 2016

# Komunitas

Hari Jadi Malam Puisi Bandarlampung dan Euphoria Anak Muda

 
 Malam Puisi Bandarlampung in RED!

Ada yang berbeda dengan Kedai Union. Minggu, 23 Oktober 2016, sekitar dua hari yang lalu. Nampak sekumpulan anak muda berbaju merah tengah menyiapkan dekorasi. Kedai union yang berlokasi di Jalan Sultan Agung Wayhalim itu dipenuhi dengan puisi-puisi yang ditulis di kertas berwarna-warni. Lilin-lilin pun menambah suasana syahdu malam itu.

 Lets sing our national song! "Indonesia Raya"

Iya!
Malam itu Komunitas Malam Puisi Bandarlampung merayakan hari bersejarahnya! Tepat tiga tahun yang lalu sekumpulan anak muda berinisiatif untuk membangun komunitas sastra. Malam Puisi Bandarlampung merupakan komunitas bagi siapapun yang cinta, dan menyukai dunia sastra khususnya puisi. Kebanyakan anggota dari komunitas ini adalah anak muda yang memiliki minat di bidang sastra. Aku sendiri baru setahun bergabung dengan komunitas ini, dan harapan untuk kedepan komunitas ini bisa terus konsisten memperkenalkan sastra khususnya di kalangan anak muda Bandarlampung
 Indonesia Raya song first. Nationalism fellas!

Ibadah kali ini rasanya begitu spesial. Rasa haru dan bahagia tumpah ruah menjadi satu ketika lagu kebangsaaan Indonesia Raya dikumandangkan di Kedai Union. Menyanyikan lagu kebangsaan merupakan salah satu hal yang wajib kami lakukan sebelum memulai ibadah puisi. Ini salah satu upaya kamu untuk membangkitkan rasa Nasionalisme, terus dan tetap berkarya bagi Indonesia. Seperti biasa, aku memimpin teman-teman untuk menyanyikan lagu nomor satu di Indonesia itu. Lagi-lagi rasa bangga menyeruak. Kami harus tetap berkarya untuk negeri ini!

 Thank you for coming fellas :)

Acara bertema "Anniversary Malam Puisi Bandarlampung 3.0" dipandu oleh Ihsan dan juga Dewi, keduanya merupakan mahasiswa dari UIN Raden Intan dan tentunya anggota dari Malam Puisi Bandarlampung. MC kondang dua ini siap untuk mengajak para undangan dan pengunjung untuk menikmati malam yang syahdu dengan puisi, musik dan lilin!

 He is Ichan, Master of Ceremony during our event. The handsome one :p

Acara dibuka oleh penampilan Pinisi Band. Penampilan dari Pinisi Band yang cukup memukau berhasil membawa suasana yang semakin syahdu bagi para tamu undangan dan pengunjung yang hadir malam itu. Kami sengaja mendekor ruangan dengan lilin dan juga lampu-lampu untuk mengajak semua hanyut dalam puisi.
 And she is Dedew, Master of Ceremony also. What a beautifull girl, right?

Beberapa tamu undangan antusias untuk ikut serta membacakan puisi. Ga disangka mereka menunjukkan bakat terpendam lho! Puisi yang mereka bacakan sanggup membuat para penikmat puisi malam itu terdiam dan tertuju dengan mereka. Malam Puisi Bandarlampung sangat berterima kasih kepada seluruh komunitas, kedai union, para pengunjung dan seluruh yang sudah membantu jalannya ibadah special kali ini.

Opening, Pinisi Band
Tak perlu banyak bincang-bincang. Harapan kedepannya Malam Puisi tetap dan akan terus mendunia lewat tulisan-tulisan, karya-karya yang bermanfaat. Terus bergerak, terus memberikan inovasi baru, dan jangan lekas puas untuk belajar hal baru. Sekali lagi terimakasih untuk Kedai Union yang sudah berkenan menyediakan kami tempat untuk menggelar ibadah bulan ini. Teman-teman dari komunitas-komunitas di Bandarlampung; Jendela Lampung. Berbagi Nasi Lampung, FLP Bandarlampung, JJE Lampung, Lampungnese.com, Kota Bergerak, teman-teman dari Teknokrat, Unila, UIN Raden Intan yang sudah datang yang sudah meramaikan acara.
@echisianturi
Sampai jumpa di ibadah puisi selanjutnya.
Salam Literasi!
Here is some documentations during Anniversary Malam Puisi Bandarlampung 3.0
 Happy Anniversary Malam Puisi Bandarlampung 3.0!
 My beloved friends ever!
 Hay! We are beautifull girls from Malam Puisi Bandarlampung hihii

Lampungnese.com crews!
Kak Bakti from Jendela Lampung
JJE Lampung
Kak Deni from Berbagi Nasi Lampung

Audience from Teknokrat

The owner of Kedai Union

Bang Sendy from Kota Bergerak


Photo by: M.Yusuf Kadhafi
Follow us on Instagram: @malampuisibdl
Twitter: @malampuisi_BDL

No comments: